Bogor – Prestasi membanggakan kembali diraih Kebun Raya Bogor di tingkat internasional. Destinasi wisata dan konservasi kebanggaan Kota Bogor ini berhasil memenangkan penghargaan dalam ajang ASEAN Tourism Awards 2026 yang berlangsung di Cebu, Filipina.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, dalam rangkaian ASEAN Tourism Standards Awarding Ceremony yang digelar di Grand Ballroom, Nustar Resort, Cebu, Jumat malam (30/1/2026).
Baca Juga : Bunga Bangkai Raksasa Diprediksi Mekar di Kebun Raya Bogor, Fenomena Langka Setelah 12 Tahun
Kebun Raya Bogor dinilai berhasil mengelola kawasan hijau di tengah kota tanpa mengesampingkan fungsi edukasi dan riset botani. Atas capaian tersebut, Kebun Raya Bogor meraih ASEAN Sustainable Tourism Award untuk kategori Urban Category.
Apresiasi untuk Pengelolaan Konservasi dan Pariwisata
Marga Anggrianto menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak dalam menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata.
“Penghargaan ini adalah apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pariwisata,” ujar Marga dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).
Ia menegaskan, PT Mitra Natura Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Kebun Raya Bogor agar mampu bersaing sebagai destinasi wisata lingkungan berstandar internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Kebun Raya Bogor agar menjadi destinasi wisata lingkungan sesuai standar internasional,” tambahnya.
Dinilai Berhasil Kelola Kawasan Hijau Perkotaan
Penghargaan ini diberikan setelah Kebun Raya Bogor melalui proses kurasi dan penilaian yang ketat. Beberapa aspek yang menjadi perhatian juri meliputi manajemen lingkungan, pelibatan masyarakat lokal, serta upaya pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan.
Sebagai kebun raya tertua di Asia Tenggara, Kebun Raya Bogor dinilai mampu mempertahankan fungsi ilmiah dan konservasi, sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Keberhasilan tersebut diprediksi akan memperkuat citra pariwisata Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam kategori Green Tourism dan pariwisata berkelanjutan.
Baca Juga : Kebun Raya Bogor – Harga Tiket, Alamat, dan Sejarah
Integrasi Konservasi, Riset, dan Wisata
Kebun Raya Bogor saat ini mengelola lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia maupun mancanegara. Konsep pengelolaan yang mengintegrasikan konservasi, riset, dan pariwisata menjadi salah satu faktor utama keberhasilan meraih penghargaan ini.
Penghargaan ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 diberikan kepada PT Mitra Natura Raya sebagai pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor. Perusahaan ini merupakan mitra strategis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan empat kebun raya di Indonesia, termasuk Kebun Raya Bogor.
Bagian dari ASEAN Tourism Forum 2026
Sebagai informasi, ASEAN Tourism Awards merupakan bagian dari ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026, agenda pariwisata tahunan terbesar di kawasan Asia Tenggara. Forum ini mempertemukan pelaku sektor publik dan swasta dari 10 negara anggota ASEAN.
ATF 2026 mengusung tema penguatan pariwisata pascapandemi yang lebih hijau, tangguh, dan inklusif. Tahun ini, Cebu, Filipina, dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.
Ikon Wisata Edukasi Nasional
Didirikan pada tahun 1817, Kebun Raya Bogor awalnya berfungsi sebagai pusat penelitian botani dan konservasi ex-situ. Kini, kawasan seluas 87 hektar yang terletak di jantung Kota Bogor tersebut telah bertransformasi menjadi ikon wisata edukasi nasional, tanpa meninggalkan peran ilmiah dan konservasinya.