Bogor – Momen langka kembali terjadi di Kebun Raya Bogor (KRB). Bunga bangkai raksasa atau Amorphophallus titanum dilaporkan mekar sempurna pada Jumat dini hari (6/2/2026), menandai peristiwa yang terakhir kali terjadi 12 tahun lalu dari umbi yang sama.
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor, Zaenal Arifin, menyebut bunga tersebut mekar sempurna sekitar pukul 02.15 WIB. Mekarnya bunga bangkai ini langsung menarik perhatian pengunjung dan peneliti karena frekuensinya yang sangat jarang.
Baca Juga : Bunga Bangkai Raksasa Diprediksi Mekar di Kebun Raya Bogor, Fenomena Langka Setelah 12 Tahun
Bunga bangkai raksasa ini berasal dari habitat alaminya di Jambi dan dibawa ke Kebun Raya Bogor pada 1992. Sejak itu, bunga tersebut tercatat telah mekar beberapa kali. Mekar pada 2026 ini merupakan yang keenam dari umbi yang sama, dengan kejadian terakhir berlangsung pada 2014.
“Yang mekar kali ini berasal dari umbi yang sama dengan tahun 2014. Sementara pada 2020 sempat ada bunga bangkai mekar, namun dari umbi yang berbeda,” ujar Zaenal.
Secara ukuran, bunga bangkai yang mekar kali ini memiliki tinggi sekitar 1,4 meter dengan diameter kurang lebih 56 sentimeter. Ukuran tersebut sedikit lebih kecil dibandingkan saat mekar pada 2014, yang mencapai tinggi sekitar 1,8 meter. Meski demikian, peristiwa ini tetap dinilai istimewa karena jarangnya bunga bangkai raksasa mencapai fase mekar sempurna.
Pantauan di lokasi menunjukkan area sekitar bunga bangkai dipadati pengunjung. Banyak warga rela mengantre hingga 30–40 menit demi menyaksikan langsung fenomena alam tersebut. Demi menjaga keamanan dan kelestarian tanaman, area bunga bangkai dipagari dan dijaga oleh petugas, sekaligus mengatur jarak pengunjung yang ingin berfoto.
Salah seorang pengunjung asal Depok, Bowo, mengaku sengaja datang kembali ke Kebun Raya Bogor setelah kunjungan sebelumnya belum membuahkan hasil. “Minggu lalu saya ke sini tapi belum mekar. Karena momennya jarang, saya rela datang lagi. Antrenya memang lama, tapi sepadan,” ujarnya.
Pihak pengelola mengimbau pengunjung untuk tetap mengikuti aturan dan tidak menyentuh tanaman. Selain sebagai objek wisata edukasi, bunga bangkai raksasa merupakan koleksi penting konservasi flora langka yang membutuhkan perlindungan khusus.
Baca Juga : Kebun Raya Bogor – Harga Tiket, Alamat, dan Sejarah
Mekarnya Amorphophallus titanum ini kembali menegaskan peran Kebun Raya Bogor sebagai pusat konservasi dan edukasi botani, sekaligus destinasi wisata ilmiah yang menarik perhatian publik nasional.